BIDANG PEMBUDIDAYA IKAN

Mulai Berlaku Wajib, KKP Atur Penunjukan Lembaga Sertifikasi Produk untuk Penerapan SNI Tuna, Sarden

Administrator | Senin, 22 Juli 2019 - 10:45:41 WIB | dibaca: 62 pembaca

Mulai tahun ini beberapa produk perikanan dalam kemasan kaleng (tuna, sarden dan makerel) wajib menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI).  Terkait  dengan hal tersebut,  Menteri Kelautan dan Perikanan pada 15 Mei 2019 lalu mengeluarkan peraturan nomor: 18/PERMEN-KP/2019 tentang penunjukan Lembaga Sertifikasi Produk dalam Rangka Pemberlakuan SNI Tuna dalam Kemasan Kaleng dan SNI Sarden dan Makerel dalam kemasan kaleng secara wajib.  Sekaligus dikeluarkan juga Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor:19/PERMEN-KP/2019 tentang  tata cara pemberian Surat Persetujuan Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia (SPPT-SNI) tuna dalam kemasan kaleng dan tanda SNI sarden dan makerel dalam kemasan kaleng secara wajib.  

Sehubungan dengan telah dikeluarkan peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan diatas, Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP) KKP pada Selasa (16/7) melaksanakan sosiasilasi peraturan tersebut dengan mengundang perwakilan dari Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro), pelaku usaha perikanan terkait, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Unit Kerja Eselon I Lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Sekretaris Ditjen PDSPKP, Berny A. Subki saat membuka acara sosialisasi menegaskan perlunya komitmen antara pemerintah, LSPro dan para pelaku usaha dalam menjamin mutu dan¬† keamanan pangan dalam produk kelautan dan perikanan khususnya tuna, sarden dan makerel dalam kemasan kaleng. ‚Äė‚ÄôPenerapan SNI merupakan bentuk jaminan kepada masyarakat bahwa produk yang mereka konsumsi aman dan terjamin mutunya,‚Äô‚Äô jelas Berny.

Untuk penjelasan secara teknis mengenai kedua Peraturan Menteri ini disampaikan secara langsung oleh Direktur Pengolahan dan Bina Mutu Ditjen PDSPKP, Innes Rahmania. Innes menjelaskan bahwa penunjukan Lembaga Sertifikasi Produk tidak hanya terbatas kepada Lembaga milik Pemerintah namun juga Lembaga milik swasta yang telah memenuhi persyaratan terkait standardisasi  dan harus teregristasi oleh Komite Akreditasi Nasional paling lama 2 (dua) tahun sejak tanggal penunjukan.  LSPro yang telah ditunjuk berwenang untuk menerbitkan Sertifikat Kesesuaian dan menerbitkan SPPT-SNI tuna, sarden dan makerel dalam kemasan kaleng.

Saat ini sudah ada 8 (delapan) Lembaga Sertifikasi Produk  yang sudah  terakreditasi untuk ruang lingkup SNI tuna, sarden dan makerel  yaitu:   

  1. Balai Besar Pengujian Penerapan Hasil Perikanan Jakarta
  2. Unit Pelaksana Teknis Penerapan Mutu Hasil Perikanan Medan
  3. Pusat Produksi, Inspeksi, dan Sertifikasi Hasil Perikanan DKI Jakarta
  4. Balai Pengujian Mutu Hasil Perikanan Semarang
  5. Unit Pelaksana Teknis Pengujian Mutu dan Pengembangan Produk Kelautan dan Perikanan Surabaya
  6. Unit Pelaksana Teknis Pengujian Mutu dan Pengembangan Produk Kelautan dan Perikanan Banyuwangi
  7. Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengujian dan Penerapan Mutu Hasil Perikanan Bali
  8. Balai Penerapan Mutu Produk Perikanan Makassar
 

 










Komentar Via Website : 2
peddl posters
01 Agustus 2019 - 18:31:11 WIB
Digital art print-out posters https://peddl.000webhostapp.com/
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)